&Now — Independent Ecommerce Consultancy
Setiap transaksi di marketplace,
12–25% hilang. Bukan ke kamu.
Brand Rp 50 jt/bulan kehilangan rata-rata Rp 7-10 jt ke platform - setiap bulan. Kami bantu kamu bangun owned channel yang kamu kendalikan sendiri, dalam seminggu.
Audit fee kamu - gratis
Isi nama dan nomor WA, kami hubungi dalam 24 jam.
Gratis · 30 menit · tanpa komitmen
Masalah yang sedang terjadi
Setiap bulan, marketplace mengambil lebih banyak dari bisnismu.
Fee naik, data pelanggan bukan milikmu, dan bisnis kamu bergantung pada aturan platform yang bisa berubah kapan saja.
Kenaikan komisi marketplace rata-rata sejak 2023
Fee keluar per bulan - bahkan untuk brand Rp 50 jt/bulan
Data pelanggan yang kamu miliki dari semua transaksi di marketplace
Hitung biaya yang sebenarnya
Hitung dulu - berapa marketplace fee membebani kamu.
Brand dengan revenue Rp 50 juta/bulan membayar sekitar Rp 7-10 juta ke platform setiap bulan. Yang Rp 200 juta? Sampai Rp 50 juta - per bulan. Semua dalam bentuk komisi, biaya proses pesanan, iklan wajib, dan free shipping yang kamu tanggung sendiri.
Berdasarkan data Shopee, Tokopedia, dan idEA per Q3 2025.
Situasi kamu yang mana?
Pilih satu - kami tunjukkan jalan keluarnya.
Ini yang sedang terjadi di bisnismu.
Kamu mungkin sudah merasakannya. Berikut gambaran lengkapnya.
-
01
Fee naik terus - tanpa negosiasi
Komisi, biaya iklan wajib, free shipping yang kamu yang tanggung. Setiap tahun angkanya naik - dan kamu tidak bisa berbuat apa-apa selain terima atau pergi.
-
02
Customer kamu dibajak di halaman yang sama
Setelah seseorang beli dari kamu, platform langsung rekomendasikan produk kompetitor di halaman konfirmasi. Repeat buyer yang seharusnya milikmu - hilang.
-
03
Data pelanggan ada di tangan platform, bukan kamu
Kamu tidak tahu nama lengkap, nomor WA, atau email customermu sendiri. Kalau platform berubah kebijakan besok, kamu mulai dari nol.
-
04
Flash sale: pilih margin atau visibility
Tidak ikut flash sale = tenggelam di search. Ikut = margin habis. Tidak ada jalan tengah - kecuali kamu punya channel sendiri tempat harga tidak didiktekan platform.
-
05
Satu update algoritma bisa ganggu seluruh revenue
Kamu mungkin sudah lihat sendiri - perubahan fee, update kebijakan, bisa datang kapan saja tanpa pemberitahuan. Bisnis yang 100% di marketplace adalah bisnis yang rapuh.
- Audit fee exposure saya → Gratis · 30 menit · rekomendasi konkret
Kenapa owned channel lebih masuk akal untuk kamu.
Belum mulai bukan ketinggalan - justru ini posisi paling bagus untuk mulai dengan benar.
-
01
Masuk marketplace sekarang = bayar komisi dari hari pertama
Belum ada revenue pun sudah ada biaya. Dan kamu bersaing dengan seller yang sudah punya ribuan ulasan - visibility sangat mahal untuk pemain baru.
-
02
Owned channel: margin lebih tinggi dari transaksi pertama
Payment gateway 2–3% vs komisi marketplace 12–25%. Dari hari pertama, kamu simpan belasan persen lebih banyak per transaksi - tanpa harus membangun ulang nanti.
-
03
Database pelanggan kamu tumbuh dari transaksi pertama
Email, nomor WA, riwayat beli - setiap customer yang masuk langsung jadi aset bisnismu. Bukan milik platform.
-
04
Setup selesai dalam sekitar 1 minggu, tanpa tim IT
Tidak perlu developer in-house, tidak perlu paham teknis. Kami handle setup - kamu fokus ke produk, pricing, dan marketing.
-
05
Marketplace bisa jadi channel ke-2, bukan satu-satunya
Strategi hybrid: launch di owned channel dulu, tambah marketplace sebagai amplifier setelah ada traction. Bukan sebaliknya.
- Diskusi jalur terbaik untuk saya → Gratis · 30 menit · tanpa komitmen
Pendekatan &Now
Bukan menggantikan marketplace.
Tapi tidak lagi bergantung padanya.
Marketplace tetap bagus untuk customer baru. Tapi begitu seseorang sudah beli dari kamu - repeat purchase berikutnya harus masuk ke channelmu sendiri, bukan balik ke marketplace dan kena fee lagi.
-
01
Acquire
Marketplace tetap menjadi top-of-funnel. Treat fees sebagai biaya iklan untuk customer baru.
-
02
Capture
Setiap pembeli marketplace di-direct ke channelmu - via packaging insert, WhatsApp follow-up, post-purchase email.
-
03
Own
Repeat buyer membeli langsung di websitemu. Margin kembali ke bisnis. Data pelanggan jadi milikmu.
Playbook lengkap - termasuk template insert, message flow, dan dashboard tracking - kami bagikan dalam discovery session.
Marketplace vs. Owned Channel
Bisnis kamu hari ini, dibanding bisnismu dalam 3 bulan.
Angka-angka ini bukan janji - tapi pola ini konsisten di hampir semua brand yang kami handle.
FAQ
Pertanyaan yang sering muncul.
Berapa lama sampai owned channel saya profitable?
Rata-rata 3–4 bulan untuk reach break-even, tergantung kategori produk dan ad spend.
Apakah saya harus berhenti jualan di marketplace?
Tidak. Strategi kami adalah hybrid - marketplace untuk acquisition, owned channel untuk repeat buyer.
Saya tidak punya tim ecommerce. Bisa tetap jalan?
Ya. Tier Operator kami berfungsi sebagai tim ecommerce kamu.
Platform mana yang &Now gunakan?
Tergantung volume dan kompleksitas. Shopify untuk brand yang ingin cepat dan stabil, WooCommerce untuk yang butuh customization lebih dalam. Kami rekomendasikan saat discovery.
Apakah saya bisa migrasi customer dari Shopee/Tokopedia?
Ya, kami punya playbook spesifik untuk ini - termasuk insert templates, WhatsApp flows, dan email re-engagement. Sesuai kebijakan platform masing-masing.
Bagaimana jika hasilnya tidak sesuai ekspektasi?
Setiap milestone ada review point. Kami transparan dengan metrics dan tidak mengikat klien dalam kontrak yang menyulitkan.
Mari diskusikan situasimu - gratis, tanpa komitmen.
Setiap brand punya kondisi yang berbeda. Dalam 30 menit pertama, kami akan review channelmu sekarang, hitung fee exposure, dan beri rekomendasi konkret - bahkan kalau kamu akhirnya tidak jadi kerja sama dengan kami.